• Jelajahi

    Copyright © SADA ON
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Advertise

    Gabung

    banner

    Ads

    Ngopi Ber keselamatan Bersama Ojol, Kapolres Langkat Dorong Budaya Tertip Lalu Lintas dari Ruangan Dialog

    Masniar
    Rabu, 11 Februari 2026, Rabu, Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T01:43:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Langkat — Media Sadaon my id
    Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak selalu harus dilakukan di balik meja atau melalui penindakan. Hal itulah yang ditunjukkan Polres Langkat melalui kegiatan “Ngopi Berkeselamatan” bersama pengemudi ojek online (ojol) di Pangkalan Gojek, Jalan Agus Salim, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat. Rabu (11/2/26)

    Kegiatan yang berlangsung santai namun sarat makna ini menjadi ruang dialog langsung antara kepolisian dan para pengemudi ojol, dengan tujuan menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Langkat.

    Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata menjelaskan bahwa pengemudi ojek online merupakan bagian penting dari sistem lalu lintas perkotaan yang aktivitasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari.

    “Pengemudi ojol adalah pengguna jalan yang intensitasnya tinggi. Karena itu, pendekatan yang kami lakukan bukan semata penegakan hukum, tetapi edukasi dan komunikasi dua arah agar keselamatan menjadi kebutuhan, bukan paksaan,” ujar AKP Tommy.

    Menurutnya, melalui dialog santai seperti ini, Sat Lantas dapat menyerap langsung aspirasi, kendala di lapangan, hingga masukan dari para pengemudi, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas secara lebih efektif.

    “Keselamatan tidak hanya soal aturan, tetapi juga soal kesadaran. Dan kesadaran itu tumbuh lewat komunikasi yang baik,” tambahnya.

    Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan bahwa kegiatan Ngopi Berkeselamatan merupakan bagian dari strategi Polres Langkat dalam membangun lalu lintas yang berorientasi pada keselamatan manusia.

    “Polisi tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Kami ingin hadir, mendengar, dan berdiskusi langsung. Dari situ lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan tumbuh kepatuhan,” tegas Kapolres.

    AKBP David menjelaskan bahwa pengemudi ojol memiliki peran strategis sebagai wajah lalu lintas di ruang publik. Sikap, cara berkendara, dan kepatuhan mereka terhadap aturan akan sangat memengaruhi ekosistem keselamatan di jalan raya.

    “Ketika pengemudi ojol tertib, aman, dan disiplin, maka pesan keselamatan itu akan menular. Inilah yang ingin kami bangun—keselamatan sebagai budaya bersama, bukan sekadar kewajiban hukum,” jelasnya.

    Kapolres juga menekankan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan Polres Langkat, seiring dengan komitmen Polri untuk tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi melindungi dan mengayomi masyarakat pengguna jalan.

    Kegiatan Ngopi Berkeselamatan ini mendapat respons positif dari para pengemudi ojol yang merasa dilibatkan dan didengar secara langsung. Polres Langkat berharap, melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh dari komunitas, untuk keselamatan bersama

    (((Masniari))) 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini